Cintaku padamu adalah
cinta yang tak layak di perjuangkan
Bilamana ini hanyalah
tentang ketakutanku pada lelaki beruntung yang akan memilikimu lebih dahulu
Cintaku padamu adalah
penghinaan jika hanya wujud dari eksistensi hati yang sepi
Cintaku padamu adalah
cinta yang hina apabila hanya sebuah persepsi mata yang menjalar ke otak
Lalu berkamuflase
melalui hati, seakan suci padahal tak pernah berisi
Cintaku padamu adalah
cinta yang penipu apabila aku katakan hanya kau satu-satunya yang kunginkan di
dunia ini,
Sedang Jutaan wanita
taramat menarik untuk kukagumi
CIntaku padamu adalah
hanya keresahan hati yang memupuk rasa kagum yang berlebih yang melupakan
rambu-rambu kemudian menjadi anarki
Cintaku padamu adalah
sebatas rasa yang mengganggu ,
Rasa yang bersembunyi,
dan membuncah hanyalah di saat-saat kubutuh pemerhati
Cintaku padamu adalah
sebuah hasrat yang tak terpuji karena hanya ingin terus memandangi kecantikanmu
yang berlebih
Cintaku padamu
hanyalah sebuah kebutaan hati yang melucuti hukum-hukum Ilahi
Cintaku padamu tak
layak jika terlalu dini untuk ku akui,
Bahwa cinta butuh di
identifikasi dari segala persepsi
Benarkah hati ingin
memiliki ataukah hanya sekedar rasa penasaran yang hina yang berpura-pura utuk
mencinta ?
Cintaku padamu tak ber-Tuhan
Karena di saat aku
mencintaimu, aku senang melanggar aturan-Nya
Maka izinkan aku
berhenti mencintaimu selamanya
Sampai pada defenisi dangkal
akan cinta ini berubah jadi defenisi cinta yang semestinya
Aku ingin mencintaimu
tepat pada waktunya, bukan cepat-cepat atau sengaja memperlambat
Karena hati butuh memilih
akurat,
agar masa depan tak
berkhianat
agar cinta benar-benar
nikmat
MT Haryono Gang 4, 22
Oktober 2016
BUKAN UNTUK SIAPA-SIAPA*