Rabu, 21 Januari 2015

SUARA BISING DAN BIBIR HITAM


Suara bising diluar 
Tidakkah ada sedikit peka
ketika tempat kau mengumpul bekal menjadi panggung berasap tebal
pemilik bibir-bibir hitam itu tetap saja mengumandangkan nada saat Muadzin memanggil serak
ACUH.... seperti tak berteliga

tidakkah ada sedikit resah,
saat nada-nada indah itu menjadi kebisingan 
alam yang damai, menjadi keributan
hendak kututup telingaku namun suara bising itu merambat dibalik celah pintu
dan lagi aku tak berdaya

Ini bagaikan pasar
didepan rumah aspirasi ini nada indah dan bising berkawan dengan pemakan asap 
bila kau tak kuasa merubah dengan tangan
pakailah mulut dengan menegur ramah
jika saja masih belum bisa, cukup nurani berkata itu salah...

kawan-kawan pemusik berbibir hitam dan selipan tuhan 9 cm di sela telunjuknya
semoga Ilham datang, membuatmu menjadi Pendakwah agama

2015,01,21 PM


Kamis, 08 Januari 2015

HUKUMKU DIMALAM HARI


Ini dia fenomena hukumku di malam hari
Aparatku berjaga sedang pengendara menyeringai
Lampu merah menyala, pengendara tancap gas
Aparatku lengah dia kelabui
Aturan hanya buat orang-orang yang cerdas
Bukan untuk orang-orang yang pemalas
Malas menghargai keringat si aparat yang melewatkan malamnya dengan sempritan berisik  dimulutnya               
Aturan hanya untuk orang yang punya hati
Bukan untuk orang-orang yang tak pandai menghargai

Apalagi tadi kulihat dengan jelas, belasan pengendara lewat tanpa alas kepala
Bersembunyi dibalik mobil,dan lewat dengan berbangga
“aparat itu aku bodohi”

Satu dua terjerat, tertangkap siaparat
Dia sodorkan sejumlah kertas
bisa kutebak, itu si rupiah yang sedang memelas
dan simsalabim, tancap gas lalu lewat
siaparatpun dapat pembeli karbohidrat untuk sianak dirumah

beh, inilah wajah hukumku dimalam hari
gemerlap lampu indah kau nikmati
sedang rambu-rambu enggan tuk dipatuhi
apa yang salah dengan hukumku ?
mengapa kini ibarat makannan cepat saji
terbeli instan, asal duit terpenuhi


Hei hukum itu bukan nenek kmoyangmu yang bikin
jadi jangan kau kira melanggar itu hak asasi

hei jangan kau kira hukum itu barang gadai
aparat memang  bisa kau beli tapi Tuhan mana bisa kau kelabui ?

 ini Negara Hukum,bukan Negara Negoisasi,
ini Negara punya  Aturan bukan Negara dengan para pelanggar tak berperasaan

salam tawa dan kecewa 19 September 2014 , Pertigaan Rantauku.

 

SUGUHAN SPESIAL

Pada usia 25

Pada usia 25, kita tentunya menjadi pribadi yang lebih dewasa. Dewasa dalam berfikir, dewasa dalam bertindak, dewasa dalam segala hal...